Senin, 07 Agustus 2017

Cerita Sex Cheerleader Yang Mendapatkan Pengalaman Yang Tak Terlupakan

Cerita Sex Cheerleader Yang Mendapatkan Pengalaman Yang Tak Terlupakan - Berpakaian minim, dan bertugas memberii support kepada Team sekolahku adalah hal yg biasa… ya..aqu adalah anggota cheerleader. Suatu saat pada tengah2 pertandingan, salah satu player cadangan Team SMA 8 tersenyum padaku.


Dia bukannya melihat kawan 2nya bermain, malahan memandangiiku terus menerus . Sewaktu quarter pertama selesai, dia datang menghampiriku, dan kitapun berkenalan … sebut saja namanya Mahendra. Sesudah kita berkenalan, lalu kita bercakap2 sebentar di aula sma.
tak berapa lama … tiiba2 dia berbisik di telingaqu, katanya ,

“Kamu cantiik sekalii deh Shinta ..” sembari matanya tertuju pada belahan dadaqu … wajahqu langsung merah … terkejut dan dadaqu berdetak kencang. Tiba2 terdengar suara
“PRIITTTTTTTT….!!!” tanda bahwa quarter ke-2 akan dimulaii … aqu langsung mengajaknya kembali ke lapangan.
Dalem perjalanan ke lapangan, kita melewati kelas2 kosong … tiba2 dia menariik tanganku masuk ke dalem kelas 3 IPA 1 … lalu dia langsung menutup piintu … aqu langsung bertanya padanya,
“ada apa Mahendra … quarter ke-2 udah mau mulaii nih … kamu gak taqut dicarin??”. Dia tak membalas pertanyaanku, melainkan langsung memelukku dari belakang, dan dia berbisik lagi padaqu,
“Tubuh kamu bagus ya sekali ya Shin ..” Aaaahhhh. aqu tak bisa berbuat apa2 selain membalik tubuh dan menatap matanya …. dan tersenyum padanya.

Dia langsung mencium bibirku dan aqu yg belom pernah berciuman dgn lakii-lakii, tak biisa berbuat apa2 selaiin membiarkan liidahnya masuk ke dalem mulutku. Sesudah kiira2 5 meniit bercumbu, mulaii tangannya meraba dan meremas dadaqu…aqu pasrah saja padanya, kerana terus terang aqu belom pernah merasakan keniikmatan sepertii iinii. Tangannya masuk kedalem baju cheers no.3 ku iitu, dan mulaii memaiinkan ujung pentil buah dadaqu, lalu dia menyingkapkan bajuku dan memeloroti rokku hiingga aqu tinggal mengenakan BREAST HOULDER dan celana dalem saja.

Lalu ia membuka baju basket dan celananya, sehingga ia cuma mengenakan celana dalem saja. Tampak jelas padaqu bahwa “kemaluan”-nya sudah tegang dibaik celana dalemnya. Ia memegang tanganku dan menuntun tanganku kedalem celana dalemnya. Aqu merasakan “kemaluan”-nya yg besar dan tegang iitu dan ia memiintaqu untuk meremas-remas kemaluannya iitu. Ia memaksaqu untuk membuka celana dalemnya, sesudah aqu membuka celana dalemnya, tampak jelas kemaluannya yg sudah ereksii … besar juga pikirku … hampir sejengkal tanganku kira2 panjangnya.

Baru sekali itu aqu meliihat kemaluan laki-laki secara langsung, biasanya aqu cuma meiihat darii “Blue” video saja kalo aqu diajak nonton bersama kawan2 dekatku. Sewaktu aqu masih terpana meliihat kemaluannya, dia melepas BREAST HOULDER dan celana dalemku, tentu saja dgn sedikit bantuanku.

Lanjutan Cerita Sex Cheerleader Yang Mendapatkan Pengalaman Yang Tak Terlupakan


Sesudah ia menyingkirkan pakaian dalemku, tubuhnya yg tinggi dan atleiis layaknya sebagaii seorang player basket iitu, menindih tubuhku diatas meja kelas dan ia mulai menjilati ujung pentil buah dadaqu sampaii aqu benar2 menggeliat keenakan, kurasakan basah pada bibir kemaluanku, aqu baru tau bahwa inilah yg akan terjadi padaqu kalo aqu benar2 terangsang. Lalu tangannya yg kekar iitu mulaii meraba bibir kemaluanku dan mulai memainkan klitorisku sembari sesekali mencubiitnya. Aqu yg benar2 terangsang tak bisa berbuat apa2 selain mendesah dan menggeliat di atas meja.

Cukup lama ia memainkan tangannya pada kemaluanku, lalu ia mulai menjilati bibir bagian bawah kemaluanku dgn nafsunya, tangan kanannya masih memainkan klitorisku. Tak lama aqu bertahan pada permainannya iitu, kira-kira 5 meniit kemudian, aqu merasakan darahku naik ke ubun2 dan aqu merasakan sesuatu kenikmatan yg amat sangat nikmat, tubuhku meregang dan aqu merasakan cairan hangat mengalir dari liang kemaluanku itu, Mahendra tanpa ragu menjilati cairan yg keluar sedikit demii sedikit itu dgn nafsunya sampai cuma air liurnya sajalah yg membasahi kemaluanku itu.

Tubuhku terasa lemas sekali … lalu Mahendra duduk di atas pinggir meja dan memandangi wajahku yg sudah basah bermandikan keriingat. Ia berkata padaqu sembari tersenyum,
“Kamu cape banget ya Siin …” Aqu cuma tersenyum. Dia mengambil baju basketnya dan mengelap cucuran keringat pada wajahku, aqu benar2 kagum padanya,
“Baik banget nih lakii-lakii” pikirku … Sepertii sudah mengerti, aqu jongkok di hadapannya, lalu mulai mengelus ngelus kemaluannya, sembari sesekali menjilati dan menciuminya, aqu juga tak tau bagaiimana aqu bisa bereaksi sepertii itu, yg ada di pikiranku cuma membalas perbuatannya padaqu, dan cara yg kulaqukan ini pernah kuliihat dari salah satu video yg pernah ku lihat.

Mahendra cuma meregankan tubuhnya ke belakang sembari mengeluarkan suara2 yg malah makin membuatku ingin memasukkan kemaluannya ke dalem mulutku, tak berapa lama kemudian aqu memegang pangkal kemaluannya itu dan mulai mengarahkannya masuk kedalem mulutku, terasa benar ujung kemaluannya iitu menyentuh dinding tenggorokanku sewaktu hampir semua bagian gagang kemaluannya masuk kedalem mulutku, lalu aqu mulai memainkan kemaluannya didalem mulutku, terasa benar kemaluanku mulai mengeluarkan cairan basah lagi tanda kalo aqu sudah benar2 terangsang padanya.

Kiira2 5 meniit aqu melaqukan oral sex pada Mahendra, tiba2 tubuh Mahendra yg sudah basah dgn keringat itu mulai bergoyg goyg keras sembari ia berkata.

“aaaaarghhh…..aqu udah gak tahan lagi nih Shin.. aqu mau keluarr…” aqu yg tak benar2 memerhatiikan omongannya itu masiih saja terus memainkan kemaluannya, sampai kurasakan cairan hangat kental putiih dan rada asin muncrat dari lobang kemaluan Mahendra, aqu langsung mengeluarkan kemaluannya itu dan seperti kesetanan, aqu malah menelan cairan air maninya, dan malah menghisap kemaluannya sampai cairan air maninya benar2 habis.


Cerita Panas Cheerleader Yang Mendapatkan Pengalaman Yang Tak Terlupakan


Aqu duduk sebentar di bangku kelas, dan kuperhatikan Mahendra yg tiduran di meja sembari mencoba memelankan irama nafasnya yg terengah-engah itu.
Aqu cuma tersenyum padanya, lalu Mahendra bangun dan menghampiriku. Dia juga cuma tersenyum padaqu. Cukup lama kita berpandangan dgn keadaan bugiil dan basah berkeriingat.

“Kamu cantiik dan baiik banget ya Shin” katanya tiba2 aqu cuma tertawa kecil dan mulai mencium bibirnya. Mahendra membalas dgn nafsu sembari memasukkan tangannya kedalem lobang kemaluanku cukup lama kita bercumbu, lalu ia berkata,
“Shiin boleh nggak aqu emm iitu”
“itu apa Ndra ??” tanyaqu.
“Itu .. masa kamu gak tau sih ??” balasnya lagii.

Sebelom aqu menjawab aqu merasakan kepala gagang kemaluanya sudah menyentuh bibir kemaluanku cresttt creest terasa ada yg terobek dalem kemaluanku dan sedikiit darah keluar kemudian Mahendra berkata
“shin kamu ternyata masih perawan !!!”
aqu cuma biisa tersenyum dan merasakan sedikiit periih di kemaluanku terasa sedikit serat waktu setengah kemaluanya masuk ke kemaluanqu. digerak-gerakan perlahan gagang kemaluanya yg besar tetapi sesudah sedikit lama entah mengapa rasa sakit itu hiilang dan yg ada cuma ada rasa geli,
enak dan nikmat sewaktu Mahendra menggoygkan tubuhnya maju mundur pelan pelan aqu tak tahan lagi seraya mendesah kecil keenakan.

kemudian semakin cepat saja Mahendra memaiinkan jurusnya yg maju mundur sesekali menggoygnya kekiri kekanan.dan dipuntir- puntir ujung pentilku yg pink yg semakin membuatku menggelepar gelepar seperti ikan yg dilempar kedaratan.

Keringat sudah membasahi tubuh kita berdua aqu sadari kalo saat itu tiindakan kita berdua bisa saja dipergoki orang tetapi aqu rasa kemungkiinanya kecil kerana kelas itu sedikit terpencil .ahhhh ahhhh ahhh aqu mendesah dgn suara kecil kerana taqut kedengarann orang laiin ..kullihat tampang Mahendra yg menutup matanya dan terenggah- engah nafasnya. cukup lama juga Mahendra bermaiin dgnku memang benar kata orang kalo atlet itu kuat dalem bercinta.

“ ..ahhhhh awww..awwww”  gelii dalem lobang kemaluanku tak tertahankan tiba-tiba kurasakan seuatu yg lain yg belom pernah kurasakan, cairan hangat kurasakan muncrat dari dalem kemaluanqu .oh iitu mungkin yg kata orang orgasme pikirku..tubuhku terasa rileks sekali dan mengejang. ditutup mulutku oleh Mahendrap mungkiin ia taqut kalu aqu mendesah kekerasan.

Meja kelas yg sedikit tua itu bergoyg goyg kerana ulah kita berdua .aqu masiih merasakan bagiimana Mahendra berusaha untuk mencapaii puncak organsmenya iiya lalu duduk di bangku dan menyuruhku untuk duduk di kemaluan nya .aqu menurut saja dan pelan-pelan aqu duduk di kemaluannya . Mahendra memegang pinggulku dan menaiik turunkan diriku .aqu merasakan belom pernah aqu merasakan keniikmatan yg seperti ini .aqu mendesah desah dan Mahendra semakiin semangat menaik turunkan diriku .lalu tubuh Mahendra mengejang dan berkata,

“shiin aqu mau keluarrrrrr ” sekarang malah giiliiranku yg semangat memacu gerakan tubuhku agar Mahendra bisa juga mencapai klimaks nya .tetapi lama Mahendra mengeluarkan kemaluannyna dan terdengar ia mendesah panjang,
“Ahhhhhh shiin ..aqu keluar .ku liat air maninya kececeran di lantai dan sebagian ada yg ke meja .lalu kita berdua duduk lemas dgn saliing berpandangan. ia berkata,
“kamu nyesel yah shin?” aqu menggeleng sembari berkata,
“ngak koq ndra .sekalian buat pengalaman bagiiku .”
Aqu teriingat kalo orang orang di luar kelas sangat banyak yg menonton pertandingan lalu aqu buru buru mengenakan pakaianku dan menyuruh Mahendra juga untuk memasang pakaiinnya .sebelom keluar iiya bertanya padaqu,

“shiin kapan kiita biisa ‘begiituan’ lagii? Dan aqu menjawab terserah kamu ndra .tetapi nantii sesudah pertandingan selesaii kamu tunggu aqu yah di piintu gerbang lalu nantii kiita jalan jalan..” Ia tersenyum dan mengangguk lalu kita berdua keluar kelas dan sengaja berpiisah ..
Begiitulah pengalamanku, tak kusadaraii ternyata melaqukan hubungan seks itu sangatlah niikmat dan aqu berniat untuk merasakannya lagi..

0 komentar:

Posting Komentar